Amal Sholih Ngecor Malam-Malam

20140413_202217_Richtone(HDR)Timika – Jadwal Padat Warga LDII di hari minggu, rupanya tidak membuat kendor semangat para Warga untuk beramal sholeh mengecor Akses Jalan Masuk Masjid Ainil Yaqin pada malam hari (13/04). Kesemangatan ini cukup beralasan, yaitu surga yang akan didapatkan besok di akhirat. Amal Sholih dimulai setelah sholat isya’ sampai jam 22.00 WIT.

Pagi dini hari, jam 06.00 WIT s/d 08.00 WIT main bola di Lanud Timika, di teruskan jam 09.30 WIT s/d 11.30 WIT DPD LDII menyelenggarakan pengajian Gabungan 2 PC, yaitu antara PC Timika dan PC Bhintuka. Dan ditambah lagi PC Kota Timika Siang hari setelah Sholat Dhuhur, mengadakan Ramah Tamah di Rumah Bapak Edi. Dengan jadwal yang sangat padat inilah, Amal Sholih kerja bakti yang biasanya dilakukan pada pagi hari, Oleh pengurus PC Kota Timika, di kondisikan pada malam hari.

20140413_204730Warga dibagi dalam beberapa tugas, ada yang menakar pasir cor, mengaduk adonan, mengangkat adonan, dan meratakan adonan. Semuanya dilakukan dengan kompak dan penuh suka cita. Untuk konsumsi, para Pemudi Masjid Ainil Yaqin membuatkan hidangan dinner mie instan ala cheff bu cipto.

DSCN0628Dana yang dibutuhkan untuk amal sholih ini sekitar Rp 1 juta. Dengan perincian 5 sak semen dan 1 dam pasir cor. Karena turun Hujan, Amal Sholih sempat terhenti selama 15 menit. Seusai hujan reda, dilanjutkan kembali sampai selesai. Seusai santap malam, Warga bersama-sama pulang kerumah masing-masing. (Izul F/ Papua)

Kategori:Artikel Kegiatan

Pengajian Keluarga Bahagia PC LDII Kota Timika

Sambutan Bapak EdiPC LDII Kota Timika setiap 3 bulan sekali mengadakan acara Pengajian Keluarga Bahagia. Tempat pengajian dilaksakan dirumah-rumah Warga secara bergiliran.

Timika – PC LDII Kota Timika menggelar pengajian bertajuk Keluarga Bahagia pada minggu (13/04), di rumah Ketua DPD LDII Kab Mimika H Edi W Soeryono SPd MPd. Pengajian berlansung selama 2 jam, yaitu 12.00 – 14.00 WIT.

Soeryono Mengawali sambutannya dengan ucapan syukur kepada Para Majlis Ta’lim. Menurut Soeryono, Lulus Magister dengan peringkat Terbaik Kab Mimika, adalah berkat do’a Para Warga LDII Kota Timika. Selanjutnya Soeryono meminta Ustadz Nur Kholis selaku Tokoh Agama LDII Kota Timika untuk memberikan nasehat.

“Apakah definisi keluarga bahagia?” tanya Nur Kholis. Salah satu peserta Jijim Yuana menjawab, bahwa keluarga bahagia adalah keluarga yang di dalamnya terdiri dari Suami Istri yang sholeh dan sholehah”. Lantas Nur Kholis menanyakan kembali Seperti apa istri yang solehah itu?, Istri yang Sholehah adalah Istri yang dapat menyenangkansuami, ketika dipandang, jawab salah satu peserta Rizza. ramah tamah pak edi (6)Menurut Nur Kholis definisi keluarga bahagia sangatlah luas, garis besarnya adalah antara suami istri memahami hak dan kewajibannya masing-masing. Seorang istri diramut secara lahir batin oleh suami, dan berkewajiban untuk thoat bil ma’ruf dengan setiap perintah suami. Seorang uami sebagai kapten bahtera rumah tangga, yang memantau setiap kegiatan dalam bahteranya. Nur Kholis memaparkan, Rasulullah SAW pernah menolak hadiah dari istri Ka’ab bin Malik – sebagaimana diriwayatkan Ibni Majjah – sampai Ka’ab menjelaskan hadiah tersebut sudah sepengetahuannya.

Nur Kholis menambahkan, rasa saling ridho adalah bukti apakah masing-masing suami atau istri itu telah mendatangkan hak dan kewajibannya. Untuk itu perlu dilaksanakan evaluasi secara berkesinambungan, sampai hal terkecil pun supaya selalu dikomunikasikan

Antri MakanSetelah Nur Kholis menutup Nasehatnya dengan berdo’a bersama, Para Warga di minta untuk menikmati makan siang. Menu Ikan Bakar dan Es Cincau Nutri Jell, menjadi puncak acara pengajian keluarga bahagia ini. (Izul Firdaus/ Papua)

Kategori:Artikel Kegiatan

Pemimpin

Calm_LeaderSeorang pemimpin di setiap elemen kehidupan merupakan sosok penentu, yang keberadaannya sangat penting. Ia adalah nahkoda yang mengendalikan kapal dan harus siap-siaga dalam setiap pelayaran,agar penumpang dan kapal selamat menuju daratan.

Rosulullah SAW bersabda :

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Imam (kepala Negara) adalah pemimpin yang akan diminta pertanggung jawaban atas rakyatnya. Seorang suami dalam keluarganya adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban atas keluarganya. Seorang isteri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya dan akan diminta pertanggung jawaban atas urusan rumah tangga tersebut. Seorang pembantu adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya dan akan diminta pertanggung jawaban atas urusan tanggung jawabnya tersebut” (HR Bukhori)

Siapapun dia dan apapun profesinya, pada hakikatnya ia adalah pemimpin. Pemimpin yang akan dimintai pertanggung jawaban kelak di akhirat. Dengan menyadari bahwa setiap individu pada dasarnya adalah pemimpin minimal pemimpin bagi dirinya sendiri, niscaya akan tumbuh rasa tanggung jawab atas apa yang diamanahkan kepadanya. Jika setiap orang telah faham dan sadar bahwa apa yang ada padanya hanyalah titipan dan amanah, maka tentu ia akan berhati-hati dalam mengelola dan menggunakannya.

Seorang pemimpin yang memiliki hati yang melayani adalah penuh tanggung jawab dan dapat diandalkan. Artinya seluruh perkataan, pikiran dan tindakannya dapat dipertanggung jawabkan kepada publik dan kepada Allah kelak di akhirat nanti.

Untuk mewujudkan kepemimpinan yang jujur, bertanggung jawab, dan amanah harus dimulai dari diri sendiri dan hal yang kecil-kecil. Misalnya masuk ke warung dan makan gorengan lima, ya harus ngaku lima dan bayar lima. Kalau dalam hal yang kecil saja berani korupsi, bagaimana kalau dapat proyek besar.

Nabi bersabda : “Tiada seorang hamba yang diberi amanah rakyat oleh Allah. Lalu ia tidak memeliharanya denga baik, melainkan Allah tidak akan merasakan padanya bau surga (tidak mendapatkan surga)”. (HR Bukhori)

“Seorang pemimpin yang dijadikan pengatur atas rakyatnya namun dia tidak bisa meramut dengan amanah dan nasehat maka sempit atasnya rahmat Allah yang menciptakan rahmat”. (Kanzil umal)

Secara jelas dapat dipahami bahwa tugas sebagai pemimpin itu berat dan beresiko apabila lalai dalam menjalankan amanah yang sudah dibebankan di pundaknya. Seorang pemimpin yang lebih mendahulukan kesejahteraan dan ketentraman serta kebahagiaan yang dipimpinnya adalah sosok pemimpin idaman.

“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah mereka mencintai kalian dan kalian mencintai mereka, mereka mendo’akan kalian dan kalian mendo’akan mereka. Dan sejelek-jelek pemimpin kalian adalah mereka yang membenci kalian dan kalian membenci mereka, mereka melaknat kalian dan kalian melaknat mereka.” (HR Muslim)

seorang pemimpin mesti memperhatikan urusan umat dan bergaul bersama mereka dengan cara yang baik. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kecakapan dalam hal pemerintahan dan administasi. tetapi juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang menjadikan dirinya ditaati dan dicintai oleh rakyatnya.

 

Tanpa jiwa kepemimpinan. seseorang tidak mungkin bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Pemimpin yang kasar cenderung dibenci dan ditakuti oleh rakyatnya. Pemimpin yang tidak memiliki wibawa akan dilecehkan dan tidak dipandang oleh rakyatnya. Untuk itu jiwa kepemimpinan harus dimiliki siapa saja yang memikul amanah kepemimpinan. Sebab, kepemimpinan adalah amanah yang sangat berat dan membutuhkan kesiapan pikiran dan kejiwaan.

 

(MT Abdillahsyam’/LINES)

Kategori:Nasehat Agama

Menjalin Kerukunan Antar PC LDII Kab Mimika

DSCN0481

Lapangan Sasana Krida TNI Angkatan Udara

Warga LDII Kab Miimika, selalu aktif menambah kepahaman agama dengan banyak mengaji. Yaitu sepulang kerja dalam 3 kali se-minggu, menyempatkan mengaji selama 1,5 jam di Masjid Ainil Yaqin. Kegiatan Pengajian dihari libur kerja pun (hari minggu), sudah menjadi jadwal Rutin Pengajian Warga LDII di Kab Mimika. Jika dalam satu bulan ada 5 hari minggu, maka sesuai Rapat Organisasi DPD LDII Kab Mimika, supaya tetap diadakan kegiatan untuk menambah keakraban & kerukunan Warga LDII Kota Timika.

Kegiatannya beragam, seperti mengadakan Kerja Bakti membersihkan Kampung di SP 7, Pengajian Outbond diarea Freeport Mile 21 dan Kuala Kencana, Pengajian bertajuk Keluarga Bahagia, dsb. Pada bulan ini, tepatnya Hari Minggu ke-5 (30/3), Semua Warga LDII Se-Kab Mimika, Meliputi Kota Timika, Kota Tembagapura, SP 7 dan SP Bhintuka, berkumpul bersama-sama mengadakan Senam Barokah di Lapangan Sepak Bola TNI AU, tepatnya berada disebelah Bandar Udara Mozes Kilangin Timika.

??????????

Bapak H Edi W Soeryono SPd MPd, Ketua DPD LDII Kab Mimika

Lapangan Sepak Bola TNI AU Timika, merupakan Tempat Latihannya Warga LDII setiap minggu pagi. Sering kali Warga LDII Kota Timika, melakukan pertandingan persabatan dengan Anggota TNI di Lapangan tersebut. Dua hari sebelum Acara Keakrapan dimulai, Para Pemuda LDII Kota Timika yang longgar, bersama-sama membabat rumput, dan menimbun beberapa tempat didalam lapangan yang masih berlubang. Karena banyaknya timbunan tanah, masih ada sekitar satu kubik tanah yang baru sempat terselasaikan pagi sebelum kegiatan berlansung.

Mengawali Acara, Bapak H Suyoto selaku Wanhat DPD LDII Mimika memberikan Nashihat pembukaan. Menurut Suyoto, acara perkumpulan seperti ini dapat memupuk kerukunan dan kekompakan sesama Warga. Beliau berharap, Setiap peserta dapat berinteraksi dengan baik, dan saling menyaudara. Suyoto menambahkan, acara ini terfokus pada Lomba Senam Barokah dan Kompetisi Sepak Bola maka setiap warga diharapkan dapat semangat.

5. Wanhat LDII Kab Mimika

Bapak H Suyoto, Wanhat LDII Kab Mimika

Acara selanjutnya Bapak H Yopi Komara Selaku MC, dibantu beberapa Pemuda bersiap memimpin jalannya Lomba Senam Barokah. Senam Barokah merupakan senam kesehatan dan penyembuhan, yang dilakukan selama kurang lebih 30 menit, sebanyak 13 gerakan. Yopi menjelaskan, point penting menentukan sang Juara adalah kesemangatan dan benarnya gerakan senam. Selanjutnya Yopi meminta Tokoh LDII Kota Timika agar menjadi juri perlombaan. Untuk Bapak-bapak dijurikan oleh Bapak H Edi W Soeryono Selaku Ketua DPD LDII Kab Mimika. Untuk Ibu-ibu dijurikan oleh Bapak Alas selaku Ketua PC LDII Kota Timika. Dan Untuk Pemuda/i dijurikan oleh Bapak Yudi selaku Warga LDII Kota Tembagapura.

Para Warga sangat antusias melakukan gerakan demi gerakan senam. Seusai Senam, Yopi mengumumkan para pemenang lomba. Pemenang untuk Bapak-bapak adalah Bapak Nur Kholis, untuk Ibu-ibu adalah Ibu Hj Saha’, untuk Pemuda/i adalah Mas Sofyan. Acara Selanjutnya adalah Sarapan Pagi dan Kompetisi Sepak Bola Antar PC LDII se Kab Mimika. Untuk menambah keakrapan, sebelum sarapan MC membuat Acara Saling Kenal antar Warga Tembagapura dan Warga Timika. Dimulai oleh Bapak Untung dan Bapak H Edi, memperkenalkan satu persatu Warga LDII Kota Timika kepada Warga LDII Kota Tembagapura. Selanjutnya MC memperkenalkan Satu Persatu Warga LDII Kota Tembagapura kepada Warga LDII Kota Timika.

15. ibu ibu

Usai Senam, Ibu-Ibu Menjadi Suporter

Ada doorprize Kaos dan Topi, bagi Warga Timika yang dapat menghafal sekitar 15 nama Warga Tembagapura. Untuk Kaos dimenangkan Bapak Sukiman, dan Topi dimenangkan Mas Izul Firdaus. Tibalah saatnya Kompetisi Sepak Bola, Wargapun bersiap-siap mengambil posisi masing-masing. Warga dibagi menjadi tiga klub, yaitu Klub Timika 1, Klub Timika 2, dan Klub Tembagapura. Klub yang mengumpulkan Point terbanyaklah, yang akan keluar sebagai pemenang.

IMG_3380

Free Kick Mas Yudi Destian

Mengawali Kometisi, Klub Timika 1 berhadapan Klub Tembagapura. Pertandingan berakhir dengan skor 5-0 untuk kemenangan Klub Timika 1. Kompetisi berikutnya Antara Klub Timika 1 dan Klub Timika 2, berakhir dengan skor imbang 1-1. Sebagai hasil awal, Klub Timika 1 mengumpulkan 4 point, Klub Timika 2 mengumpulkan 1 point, dan klub tembagapura masih jauh tertinggal. Kompetisi terakhir antara klub Timika 2 dan Klub Tembagapura adalah penentu siapakah yang akan menjadi juara satu, dua, dan tiga. Jika Klub Timika 2 memenangkan pertandingan dengan skor lebih dari 5-0, maka juara 1 jatuh pada Klub Timika 2. Namun jika Klub Timika 2 menang dengan dengan skor dibawah 5-0, maka juara 1 tetap pada Klub Timika 1. Setelah Laga penentuan, Klub Tembagapura yang awalnya tidak dijagokan untuk menang, dapat mencuri 3 point mengalahkan Klub Timika 2 dengan skor 2-1. Tepat Pukul 11.00 WIT, Kompetisi Sepak Bola berakhir.

Sebelum Pulang, Bapak Ketua meminta Amal sholih pada semua Warga, untuk bersama-sama membersihkan lokasi lapangan. Yopi menutup acara dengan doa dan syukur kepada semua warga LDII se Kab Mimika. (Izul Firdaus/ Papua)

See More Photo Acara Kerukunan

Kategori:Artikel Kegiatan

Kaderisasi Generasi Penerus Agar Pantang Menyerah

Motto Genereus Para Santri LDII: Kecil Terbina, Muda Berkarya, Hidup Bersahaja, Berkeluarga Bahagia, Tua sejahtera, Mati Masuk Surga.

SantriHari Saptu merupakan jadwal rutin TPA Ainil Yaqin untuk memberikan materi non akademis kepada para santrinya. Materi Non Akademis yang diberikan ini, merupakan Langkah untuk me-refres setelah dalam satu minggu para santri menerima materi akademis quran dan hadist. Materinya beragam, mulai dari Senam Barokah, Menggambar, Syairan, Menonton Film Islami, dll.

TPA yang di bina oleh Pengurus PPG LDII Kota Timika ini, pada saptu (29/3) menggelar Nonton Bareng Film Kisah Roza Azizah di Masjid Ainil Yaqin, Koperapoka-Timika. Sebuah kisah motivasi mengenai seorang Gadis Cilik yang dalam kondisi cacat mampu menghafal Al-Quran sebanyak 3 juzt. Dalam ceritanya, Roza yang saat ini duduk dibangku kelas 3 SD sudah mulai menghafal Al-Quran sejak dirinya masuk sekolah dibangku pertama. Kisah Roza membuat haru adik-adik santri yang sedang menonton. Rasa heran, dan takjub bercampur baur pada wajah mereka. Mereka bertanya apakah kami dapat seperti Roza…?

Usai Menyaksikan Kisah Roza, Ustadz Tegar salah satu Guru TPA Ainil Yaqin, memberikan Nashihat tentang “Pantang Menyerah”. Menurut Tegar Kisah Roza adalah kisah yang dapat menjadikan motivasi kepada semua santri TPA. Seorang Roza saja yang dalam kesusahan menjalani rutinitas sehari-hari, sudah mampu menghafal Al-Qur’an sebanyak 3 juzt.

Materi ini diharapkan, membentuk sifat yang pantang menyerah di jiwa Para Santri, untuk mencapai Tri Sukses Generus. Waktu menunjukkan pukul 17.00 WIT, setelah 1 jam menerima materi, tiba saatnya para santri bersiap pulang kerumahnya masing masing. Sebelum pulang Segenap Dewan Guru TPA membagikan snack kepada para santri. (Izul Firdaus/ Papua)

Kategori:Artikel Kegiatan

Gotong Royong Selain Kerja Sama Yang Kompak, Juga Harus Rukun

Masjid

Masjid Baitul A’la SP 13 Bhintuka

BHINTUKA – Minggu 23 Maret 2014 Beberapa Warga LDII Kota Timika, Beramal sholih membuat Pagar Kawat Pembatas, di seputaran Masjid Baitul A’la. Tanah yang di bangun untuk membuat Masjid Baitul A’la adalah Shodaqah dari Warga LDII kepada pengurus PC LDII Bhintuka. Amal Sholih ini didasari, setelah Pemilik Tanah menginginkan kejelasan batas tanah yang telah ia shodaqahi.

Diawali dengan berkumpulnya Warga LDII Kota Timika di Masjid Ainil Yaqin Timika, Warga LDII berangkat menuju Masjid Bhintuka dengan menggunakan 3 Kendaraan bermobil. Adalah kendaraan Sabilillah Touring, Toyota Sedan milik Bapak H Edi (Ketua LDII Kab Mimika) dan ELF milik Bapak H Suyoto (Wanhat LDII Kab Mimika), menempuh perjalanan selama 1 jam untuk sampai kedaerah Trans Bhintuka, tepatnya di Masjid Baitul A’la SP 13 Bhintuka.

zero

Pembuatan Lubang

Amal Sholih kali ini Tidak melibatkan semua warga LDII Kota Timika, karena bertepatan dengan acara pengajian para Ulama’ LDII di Kota Timika. Himbauan dari Ketua DPD LDII Kab Mimika adalah “bagi Warga LDII Kab Mimika, yang terdapuk menjadi Ulama’, harap tetap mendatangi acara pengajian rutin Ulama’ yang dijadwalkan hanya 1 kali dalam satu bulan, tepatnya pada minggu ke-4”.

Amal Sholih

Memasang Tiang Pagar

Aara Amal Sholih untuk Masjid LDII Bhintuka yang berlansung selama seharian ini, sudah sering dilakukan semenjak pembangunan pertama kalinya, tanggal 12 agustus 2010. Yang dimulai dari Pembuatan Akses Jalan Menuju Masjid, Pembangunan Jembatan, Penimbunan Akses Jalan menuju Masjid, Membuat Tempat Parkir, Penimbunan Tanan Halaman Masjid, sampai pembuatan Plang Nama Masjid.

Membuat Adonan Semen Untuk Cor Pondasi Tiang

Membuat Adonan Semen Untuk Cor Pondasi Tiang

Allahu Akbar, Allah Mah Besar, tidak ada satu orang pun didunia ini yang dapat menjadikan rukun hatinya suatu umat, kecuali atas izin Allah. adalah firman Allah kepada Nabi Muhammad “lau anfaqta ma fil ardi jamian, ma allafta baina qulubihim, walakinna Allaha Allafa bainahum innahu ‘azizun hakim” (QS Al-Anfal 63) yang artinya: Wahai Muhammad seandainya semua yang ada didunia ini engkau infaq-kan, tujuannya hanya untuk membuat hati nya Mereka Orang Iman untuk rukun, maka tidak akan bisa, akan tetapi Allah yang Maha Agung dan Menghukumi lah, yang menjadikan hatinya orang iman bisa rukun.

See More Photo Amal Sholih

Sumber: Bapak KH Edi W Soeryono S.Pd M.Pd

Penulis: Izul Firdaus

Kategori:Artikel Kegiatan

Membudayakan Cinta Islam di Kalangan Remaja

LDII memiliki Tri Sukses generasi penerus dalam target pembinaan generasi muda. Di antaranya: memiliki akhlak mulia, memiliki kepahaman agama yang kuat, dan mandiri.

Bapak Yanuar

Bapak Ustadz Yanuar

Tri Sukses ini diaplikasikan dalam berbagai kegiatan di seluruh Indonesia. Selain memberikan pelatihan mengenai kewirausahaan, PC atau PAC LDII memberi pengajian ekstra bagi generasi muda. Bila umumnya pengajian di lingkungan LDII 2-3 kali seminggu, untuk para pemuda pemudi ditambah pengajian setiap malam minggu. Agar mereka terjaga dari pergaulan muda-mudi yang menyimpang, sebulan sekali diadakan pengajian semalam suntuk – yang biasanya dilakukan pada malam Minggu.

Meskipun disebut semalam suntuk, pada praktiknya tak begadang semalaman. Acara dimulai selepas Maghrib, dan selesai pukul 23.00. Diselingi makan malam dan sholat Isya. Mulai pukul 23.00 hingga pukul 02.00 mereka tidur di masjid, lalu dibangunkan untuk melaksanakan sholat sunnah atau doa malam. Biasanya mereka kembali istirahat dan dibangunkan kembali menjelang sholat Subuh.

Acara pengajian semalam suntuk, biasanya disisipi hiburan agar para peserta pengajian terus semangat. Nah, hal itupula yang dilakukan DPD LDII Timika, Papua. Pada Sabtu (23/3) menggelar pengajian semalam suntuk, yang bertempat di Masjid Ainil Yaqin Kota Timika. Setelah sholat Maghrib para muda-mudi mendapat pengkajian Surat Annisa ayat 12 oleh Ustadz Izul Firdaus. Dan terus berlanjut setelah sholat Isya mendengarkan nasehat agama dari KH Edi W Soeryono S.Pd M.Pd selaku Ketua DPD LDII Mimika.

Menurut Soeryono target pembinaan generasi muda adalah tercapainya Tri Sukses Generus, yakni alim atau faqih dalam ilmu agama, memiliki akhlak mulia, dan mandiri. “Setiap generasi penerus harus memiliki enam tabiat luhur, berupa jujur, amanah, mujhid-muzhid, rukun, kompak, dan keja sama yang baik.

New Picture (42)Para peserta kian khusyuk. Mereka memperhatikan materi dengan tekun. Selanjutnya Ustadz Yanuar memaparkan dalil-dalil fadhoilil quran atau keutamaan membaca Alquran dan ancaman bagi para pembaca Alquran, yang tidak dapat mengamalkan isi Alquran. “Seorang pembaca Alquran, nanti di padang Mahsyar mendapatkan cahaya, yang mana saat itu keadaan gelap gulita,” ujar Ustadz Yanuar. Setiap huruf Alquran, menurut Yanuar dibalas Allah SWT dengan 10 kebaikan yang berlipat ganda ila masya Allah.

Yanuar memaparkan pula mengenai ancaman bagi para pembaca Alquran, namun tidak dapat mengamalkan isinya. Ia menegaskan, bahwa sebuah rumah yang didalamnya tidak pernah dibacakan ayat suci alquran, gambarannya seperti sebuah kuburan. Ditambahkan lagi dengan dalil yang di riwayatkan oleh Imam Ibni Hatim, mengenai seorang laki-laki yang sholat, namun tetap melakukan kemaksiatan, maka sama saja dia tidak pernah melakukan sholat.

Usai istirahat sembari menikmati ayam panggang, tepat pukul 22.00 WIT Ustadz Tegar Mario selaku koordinator Penggerak Pembina Generus (PPG) Bidang Keilmuan, membagi para muda-mudi dalam beberapa kelompok, yang mana setiap kelompok dipimpin oleh ulama LDII Timika, untuk pembinaan bacaan, secara tartil dan bertajwid. Acara pembinaan ini berlansung selama sejam.

Tepat pukul 23.00 WIT, para muda mudi istirahat. Dan tepat 1/3 malam, mereka bangun melaksanakan sholat tahajud dan berdoa. Acara ini menjadi rutinitas pemuda LDII seluruh Indonesia, yang mendekatkan para pemuda dan pemudi dengan ajaran Islam. (Izul Firdaus/Papua)

Kategori:Artikel Kegiatan
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.